Jumlah Rakaat Shalat Rawatib Sebelum Dhuhur

BERITA AKTUAL ISLAM.COM, JAKARTA – –  Jumlah Rakaat Shalat Sunnah Rawatib,Shalat Rawatib,Jumlah Rakaat Shalat Rawatib,Waktu Shalat Rawatib,Pahala Shalat Rawatib,Buku Shalat

 

TANYA: 

Assalamu’alaykum.  kalau shalat rawatib seblum Dhuhur itu yang benar dua rakaat atau empat rakaat?. Saya pernah diajak teman dia mengerjakan empat rakaat namun saya terbiasa dengan dua rakaat. Kata teman yang emapat rakaat lebih utama. Mohon penjelasannya. ( )

 

JAWAB:

Wa’alaykumsalam ww. Bapak ibu dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Terkait dengan pernyataan Anda ini setidaknya ada dua pendapat.

 

 

Pertama pendapat yang menyebutkan bahwa shalat rawatib sebelum Dhuhur itu adalah empat rakaat. Hal ini berdasarkan keterangan dari Ummu Habibah r.a. mengatakan bahwa dia pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda,

 

 

Orang yang mengerjakan shalat dua belas rakaat dalam sehari semalam, pasti dibangun untuknya sebuah rumah di surga” (H.R. Muslim).

 

 

Dalam redaksi lain disebutkan, “Seorang hamba Muslim yang mengerjakan shalat karena Allah setiap hari dua belas rakaat sebagai ibadah sunah, bukan wajib, Allah pasti akan membangun untuknya sebuah rumah di surga.

 

 

Kemudian dari keterangan yang lain sebuah hadits dari Aisyah r.a. bercerita, Rasulullah Saw. bersabda, “Orang yang berkeinginan keras untuk mengerjakan shalat sunah dua belas rakaat, Allah pasti membangun untuknya rumah di surga: empat rakaat sebelum Zuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat setelah Maghrib, dua rakaat setelah Isya, dan dua rakaat sebelum Subuh.” (H.R. Tirmidzi)

 

Ini beberapa dalil atau dasar bahwa shalat rawatib yang dikerjakan sebelum Dhuhur itu sebanyak empat rakaat.

Pendapat kedua ada keterangan lain yang menyebutkan bahwa shalat sunah sebelum Dhuhur ini dua rakaat. Hal ini berdasarkan hadits dari Abdullah bin Umar r.a., yaitu

 

 

Aku selalu menjaga shalat dua belas rakaat: dua rakaat sebelum Zuhur dan dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sebelum Maghrib di rumah, dua rakaat setelah Isya di rumah, dan dua rakaat sebelum shalat Subuh.” Di dalam riwayat lain disebutkan, “Dua rakaat setelah shalat Jumat di rumah” (Muttafaq ‘alaih).

 

Ungkapan dua belas rakaat yang dimaksud dalam hadis Abdullah bin Umar r.a. adalah jika shalat tersebut ditambah dengan dua rakaat setelah shalat Jumat, sedangkan shalat sunah sebelum Dhuhur hanya dilaksanakan dua rakaat.

 

Selain itu, dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, Aisyah r.a. pun pernah mengatakan, “Rasulullah Saw. shalat sebelum Dhuhur dua rakaat dan setelah Dhuhur dua rakaat.”

 

Jadi, keterangan dalam beberapa hadits sahih menyebutkan jika shalat rawatib sebelum Zuhur dilaksanakan dua dan empat rakaat. Sepintas, hadis-hadis tersebut kontradiktif padahal kedudukannya memiliki derajat kesahihan yang sama.

 

Lalu, bagaimana solusinya? Kedua hadis itu bisa digunakan. Artinya, shalat sunah rawatib sebelum Dhuhur bisa dilaksanakan empat rakaat maupun dua rakaat. Kita tidak perlu saling menyalahkan atau menganggap paling benar. Selama ada dalil atau dasar yang shahih maka itu bisa dijadikan lansan dalam beribadah.

 

Anda yang sudah terbiasa melaksanakan shalat sunnah sebelum Dhuhur sebanyak dua rakaat, silakan dikerjakan dengan istiqomah. Lalu, teman Anda yang terbiasa dengan empat rakaat silakan dikerjakan karena semua ada dalilnya yang shahih. Shalat sunnah rawatib ini ada banyak keutamaannya salah satunya Allah akan bangunkan rumah di Surga. Demikian penjelasannya semoga bermanfaat. Wallahu’alam bishshawab. [ ]

 

Sumber: Tanya Jawab Ustadz Online

Buku Panduan Shalat Wajib dan SunnahLengkap, info: 08112202496

3

 

 

904

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *